The Blog of Aditya Setiawan

[PENTING] Usaha menentukan jenis kelamin bayi kita

Manusia punya 46 kromosom (zat2 kimia yg memberi ‘kode’ untuk membentuk fisik manusia spt warna rambut & mata, bentuk hidung & bibir, dst) di dalam tubuhnya. Kromosom terakhir itu disebut kromosom X atau kromosom Y, sebagai sumbangan dari sperma Ayah, yg menentukan jenis kelamin manusia tsb. X untuk wanita, Y untuk pria.


Sperma X dan sperma Y jelas punya sifat yg beda. Sperma X itu 3% lebih gemuk, lebih bulat, panjang leher dan ekor lebih besar dari sperma Y, sehingga gerakannya lebih lambat. Struktur sperma Y berkebalikan dengan sperma X, yakni lebih kecil. Dari segi umur, sperma Y mampu hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama 12-24 jam, sedangkan sperma X dapat hidup sampai 2 hari! Dilihat dari mikroskop, agan ga bisa ngebedain mana sperma X atau Y karna beda ukurannya yg cuma 3%. Agan harus ngeliat dari kromosom yg dibawa sperma tsb.

cara ‘pembuatan’ anak ce/co:

1. Faktor genetik
Jenis kelamin anak terkadang mirip dg jenis kelamin saudara kandung dari orang tuanya (om atau tantenya). Misalnya saudara kandung si Ayah itu cowok semua, maka ada kemungkinan jenis kelamin anaknya juga cowok. Tapi kemungkinannya masih kecil yaa..

2. Waktu yang tepat dlm berhubungan badan
Yang pengen anak cowok:
Mulailah berhubungan badan TEPAT saat istri sedang mengalami ovulasi (ovum keluar dari ovarium (‘buah zakar’nya cewek)), yakni 16 hari setelah hari pertama menstruasi atau 14 hari sebelum menstruasi bulan berikutnya. Alesannya karna sperma Y bersifat basa & pada saat ovulasi rahim wanita bersifat basa, jadi cuma sperma Y yang bisa ‘bertahan hidup’ dibanding sperma X yang bersifat asam.

Yang pengen anak cewek:
Cepetan berhubungan badan 3-4 HARI SEBELUM ovulasi hingga 1 HARI SEBELUM ovulasi karna rahim wanita saat itu sedang bersifat asam hingga sperma Y bakalan mati dan cuma sperma X yang bertahan.
Di bawah ini adalah ilustrasi terjadinya ovulasi:



3. Situasi saat berhubungan badan

Yang pengen anak cowok:
Posisi istri di atas (suasana rahim yang normalnya asam, jadi basa karna keluarnya cairan vagina yg bersifat basa) dan lakukan foreplay baru penetrasi. Istri yg orgasme itu akan mengeluarkan banyak cairan vagina sehingga suasana rahim menjadi basa. Foreplay membantu pengeluaran cairan tsb.

Yang pengen anak cewek:
Posisi istri di bawah dan langsung penetrasi tanpa foreplay agar suasana rahim tetep asam dan memperkecil keluarnya cairan vagina agar sperma X tetep idup. Dosen ane bilang, inilah sebabnya mengapa bayi hasil pemerkosaan sebagian besar berjenis kelamin perempuan, karna si pemerkosa langsung penetrasi & si korban perkosaan tidak orgasme (terangsang) sama sekali sehingga cairan vagina ga keluar. Dengan kata lain, saat diperkosa, kondisi rahim masih asam jadi sperma X yang menang, sperma Y pada mati semua. Begitu juga dengan pengantin baru dimana si istri masih malu2 sehingga cairan vaginanya ga keluar banyak. Kebanyakan pengantin baru juga anaknya perempuan.

4. Usaha sendiri
Yang pengen anak cowok:
Siramkan soda kue + air pada penis suami atau basuhkan pada vagina istri untuk membuat suasana basa (biar sperma Y menang) 10 menit sebelum berhubungan badan.

Yang pengen anak cewek:
Siram/basuh cuka + air pada penis dan vagina untuk membuat suasana asam 10 menit sebelum berhubungan badan.



Biar gimanapun juga, manusia cuma bisa berusaha tapi Tuhanlah yang menentukan..

Notes

  1. ddewiqq reblogged this from adityasetiawan
  2. adityasetiawan posted this
blog comments powered by Disqus